Text
Membuat aneka tahu
Tahu adalah gumpalan protein kedelai yang diperoleh dari hasil penyarian kedelai yang telah digiling dengan penambahan air. Sebagai sumber protein tahu juga mengandung zat gizi lain yang diperlukan tubuh seperti lemak, vitamin dan mineral.
Dalam suhu ruang tahu hanya mampu bertaha 1 – 2 hari, untuk mngatasinya dilakukan perebusan dan perendaman sehingga tahu mampu bertahan sampai 3 – 4 hari, sedangkan pendinginan dapat mempertahankan umur simpan sampai 5 hari.
Bahan baku utama tahu adalah kacang kedelai baru di panen dan cukup umur, biji kedelai harus utuh dan bebas dari kotoran. Kadar air kedelai maksimal 13%. Bahan pembantu yang digunakan yaitu batu tahu atau sioko, asam cuka, biang tahu ( whey ), kalsium sulfat murni, glucono delta lacton, pewarna, antibusa dan air.
Alat yang digunakan yaitu tempat perendaman, alat penggiling, alat pemasak, alat penggumpal, alat penyaring dan pengepres, alat ceta, alat pengemas.
Cara membuat tahu dimulai dengan membersihkan kedelai dari kotoran kemudian direndam 8 -12 jam atau 1 – 2 jam bila menggunakan air bersuhu 55ᵒC setelah itu di giling dengan menambahkan air sedikit demi sedikit. Setelah digiling bubur kedelai dimasak selama 10 -15 menit pada suhu 100ᵒC dengan menambahkan air secara berangsur angsur . Air yang dibutuhkan untuk 1 kg kedelai sebanyak 10 liter. Setelah dimasak bubur kedelai disaring untuk mendapatkan sari kedelai. Sari kedelai kemudian digumpalkan dengan larutan jenuh sioko yang telah diendapkan semalam dosis yang digunakan 5 – 10 gr sioko untuk 400 – 800 ml air. Pengumpalan dilakukan pada saat suhu kedelai 70 -90ᵒC. Pada saat penambahan sioko sebaiknya diaduk terus. Pengadukan dihentikan bila gumpalan bubur tahu telah terbentuk. Gumpalan bubur tahu dimasukan kedalam cetakan yang telah dialasi kain dan dibagian atasnya ditutup kain serupa dan pemberat berbobot sekitar 30kg selama 15 menit. Setelah itu tahu di potong-potong.
by YSR
Tidak tersedia versi lain