PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Nepenthes kantong semar yang unik

Wetter - Nama Orang; Muhammad Mansur - Nama Orang;

Dalam bahasa Latin kantong semar disebut nepenthes, nama tersebut pertama kali dikenalkan oleh J.P Breyne, nama nepenthes diambil dari sebuah nama gelas anggur. Kantong semar termasuk kedalam tumbuhan liana ( merambat ), berumah dua serta bunga jantan dan betina terpisah pada individu yang berbeda. Sebenarnya kantong adalah ujung daun yang berubah bentuk dan fungsinya menjadi perangkap serangga atau binatang kecil lainnya., dengan kemampuannya itulah maka tumbuhan ini digolongkan sebagai carnivorous plant atau insectivorous plant.
Secara keseluruhan semua jenis nepenthes mempunyai lima bentuk kantong yaitu bentuk tempayan, bulat telur ( oval ), silinder, corong dan pinggang.
Umumnya nepenthes hidup di tempat terbuka atau agak terlindung dari habitat yang miskin unsur hara dan memilki kelembaban udara cukup tinggi.
Jenis nepenthes yang ada di Indonesia antara lain nepenthes adnata, albomarginata, ampullaria, angasanensis, aristolochioides, bicalcarata, bongso, boschiana, campanulata, clipeata, diata, dubia, ephippiata, eustachya, fusca, gracilis, gymnamphora, hamata, hirsuta, inermis, jacquelineae, mapuluensis, maxima, mirabilis, pectinata, rafflesiana, reinwardtiana, spathulata, stenophylla, sumatranatentaculata, tobaica, tomoriana,veitchii.
Sesuai dengan ketinggian tempat hidupnya, nepenthes dibagi menjadi jenis dataran rendah, dataran menengah dan dataran tinggi. Nepenthes memiliki perakaran sedikit dibandingin tanaman lainnya, pertumbuhannya akan baik jika media tanamnya memilki aerasi cukup tinggi, tidak padat, tidak banyak menyimpan air dan proses dekomposisinya lambat. Media dapat digunakan yaitu lumut spaghnum hidup, moss paku sarang burung, humus paku resam, kompos daun, cocopeat, potongan kayu lapuk dan humus daun cemara.
Nepenthes dapat diperbanyak dengan cara biji, setek batang dan memisahkan anakan.
Perawatan nepenthes meliputi penyiraman secara teratur, sinar matahari yang cukup, suhu minimum 23°C - 31°c dan kelembaban udara antara 50 – 70%, pengendalian hama dan penyakit.

by YSR


Ketersediaan
#
My Library 635.9 Muh n
19088
Tersedia
#
My Library 635.9 Muh n
19089
Tersedia
#
My Library 635.9 Muh n
19090
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
635.9 Muh n
Penerbit
Jakarta : PS., 2007
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-002-000-7
Klasifikasi
635.9
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
ke-1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?