PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Panduan wirausaha tempe
Penanda Bagikan

Text

Panduan wirausaha tempe

Doni Slamet Rayandi - Nama Orang;

Tempe termasuk salah satu makanan yang menjadikan kacang kedelai sebagai bahan baku utamanya. Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50% dari konsumsi kedelai Indonesia dilakukan dalam bentuk tempe, 40% tahu dan 10% dalam bentuk produk lain ( tauco, kecap dan lain-lain ). Konsumsi tempe rata rata perorang pertahun di Indonesia saat ini sekitar 6,45 kg.
Hal hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tempe adalah kualitas kedelai, kebersihan air, kebersihan pengerjaan, kualitas kapang atau ragi tempe.
Alat alat yang dibutuhkan dalam pembuatan tempe antara lain tampah besar, ember atau tong besar, garpu, rak fermentasi, cetakan, pengaduk kayu, dandang, karung goni, tungku atau kompor, pembungkus, tempat produksi.
Pembuatan tempe terdiri dari tiga fase . Fase pertama pemilihan kacang kedelai, pembersihan kacang kedelai, kacang kedelai digodok pertama. Fase kedua kacang kedelai digiling, dicuci dan dibuang kulitnya, direndam, digodok dan ditiriskan. Fase ketiga, pemberian ragi tempe, dicetak atau dibungkus, diletakan di rak ( fermentasi ).
Jenis jenis tempe terdiri dari tempe benguk terbuat dari bahan biji koro benguk, tempe lamtoro terbuat dari biji kemlandingan atau lamtoro yang telah cukup tua, tempe turi terbuat dari biji turi yang tua atau kering, tempe jagung terbuat dari lembaga biji jagung yang terkumpul saat pembuatan tepung atau beras jagung, tempe gembus terbuat dari ampas tahu atau sisa hasil perasan pati kacang kedelai , tempe bungkil kacang terbuat dari bahan bungkil kacang tanah atau yang telah diambil patinya, tempe bongkrek terbuat dari bahan pokok ampas kelapa.
Pemasaran tempe saat ini masih terbatas disekitar daerah pembuatannya karena daya tahan tempe hanya bertahan 48 – 60 jam saja kebih dari itu tempe akan menjasi busuk atau tidak layak konsumsi.

by YSR


Ketersediaan
#
My Library 641.334 DON p
20122
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
641.334 DON p
Penerbit
Yogyakarta : Med Press., 2008
Deskripsi Fisik
vi,74 hlm.; ilus.; bibl.; 15 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-222-251-7
Klasifikasi
641.334
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Wirausaha
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?