PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Penggemukan kambing potong

Subangkit Mulyono - Nama Orang; B. Sarwono - Nama Orang;

Populasi kambing terbanyak dan tersebar luas di Indonesia adalah kambing lokal, yang biasa disebut kambing kacang. Ternak kambing di Indonesia dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu kambing penghasil daging ( potong ) dan penghasil susu.
Kambing kacang sangat cepat berkembang biak karena pada umur 15 – 18 bulan sudah bisa menghasilkan keturunan. Kambing ini cocok untuk penghasil daging karena sangat prolifik ( sering melahirkan anak kekbar dua )
Bakalan kambing untuk digemukan sebaiknya diperoleh dari anak kambing lepas sapih sampai umur 8 bulan karena responnya terhadap pemberian pakan cukup tinggi. Bakalan jantan muda lebih cocok untuk digemukan karena pertambahan bobot badan jantan lebih tinggi darpada betina. Untuk mendapatkan produksi daging yang tinggi penggemukan kambing perlu memperhatikan waktu paling produktif. Kambing paling responsif terhadap pakan sejak fase remaja berumur 7 – 8 bulan sampai ternak berumur 1 – 1,5 tahun. Penggemukan dapat dilakukan secara intensif atau semi intensif
Pertumbuhan bobot kambingyang digemukan secara intensif bisa mencapai 100-150 gram per hari atau 1,2 kg per 10 hari. Ternak diberi pakan hijauan rumput 60% dan daun kacang-kacangan 40%. Selama proses penggemukan , pekan penguat diberikan sebanyak 200 – 250 gram per ekor per hari dengan frekuensi 3 – 4 kali sehari. Ternak membutuhkan perhatian dan perlakuan rutin setiap hari dan beberapa kegiatan insidental.
Bila kambing digemukan secara semi intensif atau digembalakan sebaiknya pakan penguat diberikan dua kali sehari yaitu sebanyak 100 gram pada jam 08. 00 sebelum kambing dilepas ke lapangan dan 100 gram pada sore hari pukul 16.00. Pertumbuhan bobot kambing rata-rata 30 -50 gram per hari.
Untuk menjaga kesehatan kambing, kandang harus dibersihkan setiap hari. Kambing yang sering dimandikan bisa mengurangi gangguan lalat dan caplak. Untuk tindakan preventif perlu dilakukan pengobatan dengan obat cacing, pemberian vaksni atau antibiotik sesuai kasus penyakit yang terjadi dan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

by YSR


Ketersediaan
#
My Library 636.3 Sub p
20839
Tersedia
#
My Library 636.3 Sub p
15827
Tersedia
#
My Library 636.3 SUB p
20132
Tersedia
#
My Library 636.3 SUB p
15828
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
636.3 SUB p
Penerbit
Jakarta : PS., 2009
Deskripsi Fisik
viii,80 hlm.; ilus.; bibl.; 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-489-786-8
Klasifikasi
636.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Kambing Potong
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?