Text
Sukses menanam durian dalam pot
Durian adalah salah satu tanaman buah yang bisa dikembangkan sebagai tabulampot. Di Indonesia terdapat beberapa varietas unggul durian salah satunya adalah durian monthong yang berasal dari Thailand. Durian jenis ini dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Pohon durian monthong memiliki beberapa ciri, daunnya kecil, panjang dan runcing, percabangannya lebih rapat, batang mudanya sangant lunak. Bentuk buah bervariasi dari yang bulat panjang hingga persegi, durinya besar dan jarang, kulinya tebal berwarna hijau, memilki juring 5 buah. Daging buah durian monthong sangat tebal dan manis.
Pohon durian monthong bisa tumbuh dimana-mana, baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Namun produksi terbaiknya dicapai jika penanaman dilakukan pada ketinggian 400 – 600 m dpl. Tanaman ini menyukai daerah yang beriklim basah atau banyak turun hujan. Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhannya adalah tanah yang lembab, subur, gembur, tak bercadas dan kedalaman airnya tidak lebih dari 1 m
Okulasi atau penempelan merupakan perbanyakan bibit durianyang paling efektif dan efisien. Media yang digunakan untuk mengembangkan durian sebagai tabuampot adalah campuran dari tanah, pupuk dan sekam.
Pupuk yang diberikan pada tabulampot terdiri dari pupuk organik dan anorganik. Pupuk organik ditabur setiap 2 bulan sebanyak 2 kg. Pupuk organik cair diberikan setiap 2 minggu hingga sebulan sekali. Puopuk anorganik yang digunakan adalan NPK
Pemangkasan ( pruning ) dilakukan pada tunas air, cabang atau ranting yang mati atau terserang hama penyakit. Penyiangan dilakukan bila gulma telah tumbuh disekitar tanaman. Penyiraman dilakukan setiap 3 hari sekali.
Hama yang biasa menyerang tanaman ini adalah hypoperigea leprosticta, penggerek batang dan cabang, penggerek buah dan kutu putih. Penyakit yang sering menyerang tanaman ini adalah busuk buah dan busuk akar.
by YSR
Tidak tersedia versi lain