Text
Teknik mengambil keputusan
APAKAH PANTAS DIMAKLUMI?
Kita memaklumi orang jika kita berpendapat bahwa tidak harus menyalahkan mereka atasapayangtelahmereka lakukan Sebelumnya kita memutuskan bahwa apa yang mereka telah lakukan itu salah. Tetapi sekarang kita juga memutuskan bah- wa mereka tak perlu bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan. Apa sebenarnya yang kita lakukan kalau kita memaklumi seseorang? Kita mengendurkan praduga terhadap orang itu: atau paling tidak, kita memperhalus sampai dalam batas-batas tertentu. Oleh karena itu kita memutuskan untuk tidak me nyalahkan atau menghukumnya. Kita masih percaya bahwa kesalahan telah dilakukan. Kita hanya tidak mengharuskannya bertanggung jawab karena telah melakukan hal itu. Memaklumi orangada tingkatan-tingkatannya. Kita dapat memaklumi mereka seluruhnya, atau separuhnya, atau sebagian kecil saja. Memaklumi bukanlah ilmu pasti. Kita memaklumi orang bila kita mengerti bahwa mereka tidak dapat menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan- perbuatan itu. Sesuatu yang ada di dalam atau di luar diri mereka memaksa mereka melakukan hal itu: mereka tidak dapat memilih, dan sampai dalam batas itu mereka tidak mampu untuk berbuat lain. Suatu malam, seorang teman baik saya dengan mengen- darai mobil naik ke bukit di belakang rumahnya, lantas menembak dirinya sendiri. Seharusnya dia tidak melakukan halitu. Dia menimbulkan kepedihan dan rasa kehilangan yang tak terucapkan dalam diri istrinya. Dia melontarkan anak- anaknya ke dalam kehancuran dan kebimbangan jiwa. Karena dia seorang dokter, dia telah menyirnakan kesempatan untuk sembuh dari banyak pasiennya, karena memusnahkan apa yang dilakukan oleh teman saya itu salah.(NTs)
Tidak tersedia versi lain