Text
Membuat pakan ternak dari limbah perkebunan.
Limbah buah kopi, kakao, mete atau sawit bisa diolah menjadi bahan konsentrat ( pakan penguat ) untuk ternak ruminansia maupun nonruminansia. Bahan yang sudah dijadikan bahan pakan adalah bungki kelapa, bungkil biji sawit dan biji kapuk. Bagi ternak ruminansia konsentrat termasuk pakan tambahan yang berfungsi sebagai pemacu pertumbuhan atau memacu produksi susu, sedangkan untuk ternak monogastrik konsentrat merupakan pakan utama.
Alat yang dibutuhkan untuk membuat pakan dari limbah perkebunan antara lain alat pencacah, alat penepung, alat pengepres, aerator, gembor atau sprayer.
Cara mengolah limbah perkebunan menjadi pakan ternak adalah pertama pencacahan bahan dan pengepresan ( pemerasan ), kedua, proses fermentasi selama 5 – 6 hari dengan menggunakan larutan aspergillus niger atau inokulan dan starter. Limbah kopi, kakao dan mete dapat diberikan langsung pada ternak setelah difermentasi atau dalam kondisi segar, tidak perlu dikeringkan. Ketiga bahan yang telah difermentasi dikeringkan ( agar bisa tahan lama ) dibawah sinar matahari selama 2 -3 hari atau menggunakan alat pengering dengan suhu tidak lebih dari 80°C. Setelah kering terus di giling sampai menjadi tepung,
Pada ternak ruminansia pemberian konsentrat bisa diberikan secara langsung dalam bentuk kering atau pasta. Awalnya sebagian ternak tidak segera mengkonsumsi pakan dengan lahap, ternak perlu adaptasi . Pada tahap awal, tambahkan sedikit garam, gula merah tau tetes tebu kedalam tepung limbah
Tidak tersedia versi lain