PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kayu jabon
Penanda Bagikan

Text

Kayu jabon

Irdika Mansur - Nama Orang; Faisal Danu Tuheteru - Nama Orang; Surip Prayugo - Nama Orang; Anies Anggara - Nama Orang;

Berdasarkan klasifikasinya tanaman jabon termasuk kedalam famili rubiaceae. Jenis jabon yang ditanam di Indonesia yaitu jabon putih dan jabon merah. Jabon dapat tumbuh pada ketinggian 0 – 1.000 m dpl tetapi ketinggian optimal yang menunjang produktifitasnya adalah kurang dari 500 m dpl. Kondisi lingkungan tumbuh yang dibutuhkan jabon adalah tanah lempung, podsolik coklat dan aluvial lembab yang biasanya terpenuhi didaerah pinggir sungai, daerah peralihan antar tanah rawa dan tanah kering.
Pohon jabon bisa mencapai ketinggian 45 m dengan panjang bebas cabang 30 m dan diameter mencapai 160 cm. batangnya lurus dan silindris, bertajuk tinggi dengan cabang mendatar dan berbanir sampai ketinggian 1,5 m.
Jarak tanam ditentukan berdasarkan tujuan penanaman. Untuk produksi pulp dan kertas menggunakan jarak tanam yang rapat misal 2 m x 2 m atau 3 m x 2 m. Untuk menghasilkan kayu pertukangan diperlukan jarak tanam yang lebih lebar yaitu 3 m x 3 m.
Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan dan pada pagi hari dari jam 07.00 – 11.00 dan dilanjutkan lagi pada sore hari dari pukul 14.00 – 17.00. penananman dilakukan setelah frekuensi hujan cukup tinggi dan tanah telah basah.
Penyulaman dilakukan untuk bibit yang mati atau pertumbuhannya tida normal.
Pemupukan di berikan pada waktu penanaman, setelah itu setiap 6 bulan diberi urea dengan dosis 50 gr per tanaman, pada tahun ketiga dosisnya naik menjadi 80 gr per tanaman.
Penyiangan dilakukan sampai pohon jabon berumur satu tahun ( jarak tanam 3m x 3m ) karena dalam waktu satu tahun tinggi jabon sudah mencapai 5 – 8 m, tajuk tanaman jabon telah saling menyentuh sehingga memberi naungan pada gulma dibawahnya dan secara otomatis akan menghambat pertumbuhan gulma.
Umumnya tanaman jabon bisa dipanen pada umur 4 – 7 tahun, ketika batang tanaman sudah mencapai diameter 30 cm. Teknik penebang terdiri dari takik rebah yaitu pemotongan pada batang menyerupai huruf V dengan kemiringan 90° dan takik balas.


Ketersediaan
#
My Library (Rak 5) 633.8 MAN k
20339
Tersedia
#
My Library 633.8 MAN k
20338
Tersedia
#
My Library 633.8 MAN k
20337
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
633.8 MAN k
Penerbit
Jakarta : Penebar Swadaya., 2011
Deskripsi Fisik
iv ,124 hlm.; ilus.; bibl.; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-002-458-4
Klasifikasi
633.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Perkebunan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?