Text
Sehat dengan makanan berserat
Serat dalam makanan dapat mencegah konstipasi ( sembelit ), mencegah diverticulitis serta mencegah obesitas yang bisa memicu berbagai penyakit seperti diabetes mellitus, atherosclerosis, jantung koroner dan kanker usus.
Dalam ilmui gizi serat yang berasal dari sayuran dan buah disebut dengan serat kasar ( crude fuber ). Selain sayuran dan buah serat juga terdapat dalam makanan lain seperti beras, kentang, kacang-kacangan dan umbi-umbian. Serat yang ada dalam makanan ini disebut dietary fiber.
Meskipun tidak mengandung zat gizi, serat memilki fungsi yang tidak tergantikan oleh zat lainnya dalam memicu terjadinya kondisi fisiologis dan metabolis yang bisa memberikan perlindungan terhadap saluran pencernaan, terutama usus halus dan kolon.
Serat dalam usus bersifat seperti spon yaitu mampu menyerap air dalam jumlah besar, maka diet kaya serat perlu diimbangi dengan minum air minimal 2 – 2,5 liter perhari atau setara dengan 8 – 10 gelas.
Sayuran yang berserat tinggi anatara lain daun selada, mentimun, seledri, pare, ubi jalar, kubis, paprika, labu kuning, wortel, bayam, buncis dan sawi hijau,
Buah yang berserat tinggi antara lain semangka, aple merah, melon, buah naga, belimbing, pir hijau, jambu biji merah, nanas, pepaya, avocado, mangga, leci, lengkeng, pisang dan tomat
Biji-bijian berserat tinggi antara lain wijen putih, kacang merah, kedelai hitam, kacang mede, beras merah, kedelai, jagung, dan kacang hijau
Makanan olahan yang mengandung serat tinggi adalah tempe.
by YSR
Tidak tersedia versi lain