Text
Bertanam kencur
Kencur termasuk jenis herba atau terna berbatang semu pendek bahkan tidak berbatang. Memilki jumlah daun antar 2 -3 helai dan letaknya saling berlawanan.
Kencur dapat tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Curah hujan rata-rata 3.000 – 4.000 mm. Kencur umumnya menyukai tanah kering seperti tegalan , ladang bekas sawah, pekarangan ataupun kebun. Penyinaran matahari penuh diperlukan untuk pembentukan umbinya.
Rimpang yang baik untuk dijadikan bibit dapat diperoleh dari rimpang yang cukup tua, berumur 8 – 10 bulan dengan penampilan yang sehat. Rimpang yang akan dijadikan bibit dipotong-potongmenjadi beberapa bagian dengan panjang antara 2,5 – 4 cm. Untuk menghindari busuk rimpang semprot dengan larutan agrimycin dan dithane 45, rimpang bisa langsung ditanam.
Sebelum bibit kencur ditanam , tanah harus diolah dulu dengan tujuan untuk memperoleh tanah yang subur dan gembur dan bersih dari rerumputan.
Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan, bibit ditanam satu minggu setelah dilakukan pemupukan dasar, kedalaman untuk menanam 7,5 cm.
Pemeliharaan tanaman kencur dengan cara melakukan penyiangan yang dilakukan 2 -4 minggu setelah tanam, pada bulan pertama berikan pupuk NPK. Pada bulan kedua pemberian urea ( N ) diulang lagi. Pada usia 1,5 dan 3 bulan rumpun disemprot dengan larutan bassa dan dithane 45 untuk mencegah timbulnya penyakit.
Panen kencur dilakukan pada umur 8 – 10 bulan. Pemanenan dilakukan dengan cara membongkar seluruh rumpunnya. Cuci rimpang hasil panen dengan air bersih terus keringanginkan, simpan dengan cara ditebarkan jangan ditumpuk.
Kencur dapat dimanfaatkan untuk minuman kesehatan, penyedap masakan dan obat-obatan ( obat batuk, muntah-muntah, masuk angin, tetanus, radang lambung, mulas dan keracunan )
by YSR
Tidak tersedia versi lain