Text
Buah merah
Buah merah termasuk tanaman endemik . Secara umum habitat asal tanaman ini adalah hutan sekunder dengan kondisi tanah lembab. Tanaman ini ditemukan tumbuh liar diwilayah Papua dan Papua New Guinea, tumbuh pada ketinggian 2 – 2300 meter dpl.
Buah merah termasuk jenis tanaman pandan-pandanan ( Pandanus ), berbentuk semak, perdu atau pohon. Secara garis besar ada empat kultivar yang banyak dikembangkan yakni kultivar merah panjang, merah pendek, coklat dan kuning.
Buah merah berkembang biak secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan secara vegetatif yaitu melalui tunas atau anakan yang tumbuh dari bagian akar dan batang tanaman. Secara generatif melalui biji dari buah matang yang jatuh di bawah tanaman induk.
Buah merah dimanfaatkan untuk bahan pangan, bahan pewarna alami, bahan kerajinan dan sebagai obat untuk berbagai jenis penyakit.
Sebagai bahan pangan buah merah diolah menjadi minyak dan saus . Minyak buah merah dijadikan sebagai campuran bahan makanan seperti umbi-umbian dan sagu sedangkan saosnya dijadikan campuran nasi, ubi, papeda dan sayuran.
Sebagai bahan pewarna buah merah digunakan sebagai pewarna makanan, kerajinan dan kosmetik
Daun, kulit batang dan akar buah merah dijadikan sebagai alat pengikat, , alas tempat duduk atau sebagai alas tempat tidur
Buah merah dapat dijadikan sebagai bahan obat untuk penyakit kanker, jantung, kolesterol, tuberkulosis, maag, kebutaan dan gangguan saluran pernafasan .
Buah merah mengandung senyawa aktif dalam kadar tinggi diantaranya betakaroten, tokoferol serta asam lemak seperti asam oleat, asam linoleat, asam lenolenat dan asam dekanoat. Jika dibandingkan dengan sari buah merah warna lain ( coklat dan kuning ) maka sari buah yang berwarna merah lebih baik karena kandungan senyawa aktifnya paling tinggi sehingga potensi untuk dijadikan antioksidan ( pencegah penyakit ) sangat baik.
by YSR
Tidak tersedia versi lain