Text
Panen cabai rawit di polybag
Cabai rawit berasal dari Amerika Latin, merupakan tanaman perdu yang tingginya hanya sekitar 50 – 135 cm. Tanaman ini tumbuh tegak lurus , batangnya kaku, berbuku-buku. Tanaman ini berumur pendek sekitar 1 – 2,5 tahun. Tanaman ini merupakan tanaman dikotil yang masih kerabat dengan tumbuhan terung terungan. Secara umum varietas cabai rawit dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu cabai rawit kecil, cabe rawit hijau dan cabai rawit putih
Menanam cabai rawit bisa dilakukan di polybag besar berukuran panjang 55 cm lebar 40 cm dan tebal 0,11 mm. Ada tiga cara penyusunan media tanam kedalam polybag yaitu penyusunan dengan sistem satu lapisan media tanam, penyusunan dengan sistem dua lapisan media tanam dan penyusunan dengan sistem tiga lapisan media tanam.
Supaya tidak terjadi persaingan hara sebaiknya satu polybag hanya ditanam satu bibit saja. Setelah ditanam polybag harus diletakan ditempat yang teduh terhindar dari sinar matahari. Jika pertumbuhan sudah baik ditandai dengan tumbuhnya beberapa helai daun, tanaman dapat diletakan di tempat yang mendapat sinar matahari. Penyiraman dilakukan pada sore hari sebanyak satu kali sehari. Untuk memperoleh hasil yang baik maka tanaman harus diberi pupuk daun dan zat pengatur tumbuh
Cabai rawit yang telah ditanam dalam polybag selama 2,5 – 4 bulan biasanya sudah berbuah dan siap dipanen. Pemetikan dilakukan setiap 2 minggu sekali . Khusus untuk cabai rawit putih pemetikan sebaiknya dilakukan 3 – 4 minggu sekali. Jika pemeliharaannya baik cabai rawit dapat terus berbuah sampai berusia diatas 2 tahun.
Pemanenan dilakukan pada pagi hari, dengan cara memetik buah beserta tangkainya ( supaya tidak mudah busuk ) satu persatu.
Tidak tersedia versi lain