Text
Khasiat daun pepaya untuk penderita kanker
Penyakit kanker merupakan merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian bagi penderitanya, namun pada stadium awal, sebenarnya kanker masih bisa ditolong, baik dengan pengobatan medis maupun pengobatan tradisional.
Dalam menangani penderita kanker, sebaiknya menggunakan gabungan dari pengobatan medis dan nonmedis ( tradisional ). Pengobatan nonmedis dapat membangkitkan daya tahan serta kekebalan tubuh.
Salah satu tanaman yang bisa digunakan untuk pengobatan nonmedis adalah daun pepaya. Dari hasil penelitian tentang kandungan nutrisi dan manfaat 40 jenis buah-buahan pepaya adalah buah yang paling menyehatkan. Kandungan nutrisi dan gizi yang terdapat pada buah dan daun pepaya adalah betakaroten berfungsi sebagai penangkal radikal bebas, betacryptoxanthin berfungsi sebagai antioksidan pencegah kanker, protein berfungsi untuk pembentukan sel, enzim papain, vitamin C, serat, mineral, alkaloid, vitamin A, dan flavonoid.
Kandungan nutrisi pada daun pepaya lebih besar dibandingkan dengan buahnya. Oleh karena itu pengobatan kanker kebanyakan memakai daun pepaya sebagai medianya. Zat yang terkandung dalam daun pepaya yang berfungsi sebagai pencegah dan obat kanker adalah protein pepaya ( mempunyai efek sitoktoksik pada sel kanker sehingga sel kanker mengalami kematian ), enzim papain ( mampu memecah protein menjadi arginin yang mampu menghambat pertumbuhan sel sel kanker payudara ), vitamin A dan B ( meningkatkan kekebalan tubuh ) vitamin C ( untuk menghambat sel kanker ), flavonoid ( sebagai zat antikanker ), karpain ( menghambat kinerja mikroorganisme ), lutein ( untuk mencegah dan mengobati kanker ), alpha karoten ( melindungi tubuh dari kerusakan DNA ) dan beta karoten ( untuk mencegah kanker )
Pengolahan daun pepaya sebagai pencegah dan obat kanker adalah dengan cara diolah menjadi masakan ( ditumis, dibuat buntil, pecel, urap atau keripik ), jamu dan serbuk obat.
Tidak tersedia versi lain