PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mengelola sampah kota
Penanda Bagikan

Text

Mengelola sampah kota

H.R Sudrajat - Nama Orang; J. Sugito - Nama Orang;

Sampah kota adalah sampah organik / anorganik yang dibuang oleh masyarakat dari berbagai lokasi dikota tersebut. Sumber sampah yang terbanyak berasal dari pemukiman dan pasar tradisional. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata buangan sampah kota adalah 0,5 kg/kapita/hari atau 100.000 ton/ hari.
Model pengelolaan sampah di Indonesia ada dua mcam yaitu urugan dan tumpukan. Model pertama merupakan model yang paling sederhana yaitu sampah dibuang dilembah atau cekungan tanpa memberikan perlakuan. Model ini sebaiknya dilakukan dilokasi yang tidak ada pemukiman di9 bawahnya, tidak menimbulkan polusi udata, polusi pada air sungai atau longsor. Model ini umumnya dilakukan untuk kota yang volume sampahnya tidak begitu besar.
Pengelolaan sampah yang kedua ( model tumpukan ) perlu dilengkap[I dengan unit saluran air buangan, pengolahan air buangan ( leachate ) dan pembakaran ekses gas metan ( flare ). Model ini banyak dilakukan di kota-kota besar.
Pengelolaan sampah di luar negeri dimulai dari rumah tangga yaitu dengan memisahkan sampah organik dan anorganik.
Sistem pengolahan sampah terdiri dari sistem sentarlisasi, desentalisasi dan sentra desentralisasi ( se-desentralisasi ). Sistem sentralisasi yaitu pemusatan pembuangan sampah kota di satu lokasi atau TPA sementara sistem desentralisasi adalah membagi tempat pembuangan sampah kota dibeberapa TPS ( Tempat Penampungan Sementara ). Sistem se-desentralisasi adalah menggabungkan kedua sistem tersebut dengan keberadaan TPA dan TPS.
Sistem se-desentralisasi merupakan sistem terbaik untuk Indonesia. Sistem ini bertujuan mengurangi arus sampah ke TPA dengan membagi-bagi pengolahan sampah tersebut dibeberapa titik yaitu pengolah sampah langsung disumber sampah, pengolahan sampah di TPS dan pengolahan sampah di TPA.
Produk dari kegiatan pengolahan sampah kota adalah kompos, tenaga listrik dan bahan yang bisa dijual.


Ketersediaan
#
My Library (Rak 7) 628 SUD m
21819
Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada 2015-12-01)
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
628 SUD m
Penerbit
Jakarta : Tunas Pub., 2007
Deskripsi Fisik
iv,100 hlm.; ilus.; bibl; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-002-021-X
Klasifikasi
628.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Sampah--Pengolahan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?