PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Petunjuk mendiagnosa penyakit ayam

Jonas Jahja - Nama Orang; Melina Jonas - Nama Orang;

Produktivitas ayam akan maksimal bila didukung dengan kondisi kesehatan yang prima. Saat ayam menunjukan gejala terinfeksi bibit penyakit, maka diperlukan penanganan yang cepat dan tepat.
Diagnosa penyakit merupakan salah satu bagian dari serangkaian tahapan dalam menangani dan mengatasi kasus penyakit yang menyerang ternak.
Ketepatan diagnosa akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan. Apabila terjadi kesalahan diagnosa maka treatment atau tindakan yang diberikan tidak akan memberi hasil . Proses mendiagnisa penyakit bisa dianalogikan sebagai pengumpulan data yang mengarah pada penarikan kesimpulan tentang suatu jenis penyakit.
Tahap pengumpulan data yang digunakan dalam mendiagnosa penyakit diantaranya anamnesa ( sejarah penyakit ), pengamatan gejala klinis, perubahan patologi anatomi serta hasil uji laboratorium.
Untuk mengetahui adanya gejala penyakit maka harus diketahui terlebih dahulu ciri-ciri ayam yang sehat, yaitu muka cerah, mata bening, jengger merah, lubang hidung dan mulut besih, tidak mengantuk, bulu cerah dan kelihatan berminyak, sayap kuat dan posisi tidak jatuh, kaki kokoh dan berdiri tegak, kloaka bersih, fese tidak encer warna kecoklatan, kulit bersih, berat badan sesuai standar, lincah, aktif.
Beberapa gejala klinis yang mincul pada ayam yaitu mata berwarna kelabu ( avian paratyphoid ), jengger bengkak ( kolerakronis ), keluar lendir dari rongga mulur ( Newcastle disease ), pertumbuhan bulu tidak rata ( runting and stunting syndrome ), kaki lumpuh ( Marek’s disease ), kloaka kotor ( gumboro ), feses bercampur darah ( koksiosis )

by YSR


Ketersediaan
#
My Library 636.039 JON p
22048
Tersedia
#
My Library 636.039 JON p
22049
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
636.039 JON p
Penerbit
: Medion., 2013
Deskripsi Fisik
v,46 hlm.; ilus.; bibl; 46 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-14705-0-3
Klasifikasi
636.089
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
3
Subjek
Ayam -- Penyakit
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?