PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Budidaya gaharu

Yana Sumarna - Nama Orang;

Gaharu berasal dari bahasa sansekerta yaitu “ aguru “ yang berarti kayu berat ( tenggelam ) sebagai produk damar atau resin dengan aroma keharuman yang khas. Gaharu sering digunakan untuk mengharumkan tubuh dengan cara fumigasi dan pada acara ritual keagamaan.
Di Indonesia gaharu dikelompokan dalam komoditas kehutanan golongan hasil hutan. Pemanfaatan gaharu masih dalam bentuk produk bahan baku yaitu bentuk kayu bulatan , cacahan, bubuk atau fosil kayu yang sudah terkubur. Selain untuk bahan industri wewangian secara klini sgaharu juga bisa dimanfaatkan sebagai obat.
Pembudidayaan gaharu dapat dilakukan di hutan tanaman industri, hutan rakyat, lahan perkebunan maupun lahan milik sendiri. Tahapan persiapan lahan untuk budidaya gaharu antara lain pembersihan lahan, pengolahan lahan, pengajiran dan pembuatan lubang tanam serta pemupukan dan proteksi lubang tanam.
Bibit yang dipilih sebaiknya seragam ( baik kondisi tumbuh maupun umurndiatas 9 bulan ), sehat , tinggi minimal 50 cm dengan diameter sekitar 1 cm.
Penanaman bibit sebaiknya dilakukan pada awal atau pertengahan musim hujan agar resiko kematian bibit setelah tanam menjadi kecil.
Agar tanaman dapat tumbuh baik maka perlu dirawat antara lain dengan cara penyulaman, penyiraman, penggemburan tanah, pemupukan dan pengendalian hama penyakit.
Tanda gaharu sudah terbentuk pada pohon antara lain daun pada tajuk pohon menguning dan rontok, ranting mulai mengering, proses pertumbuhan terhenti, kulit batang mulai mengering dan kehilangan kadar air, kulit batang mudah terkelupas dan pecah, batang cabang dan ranting berwarna putih dan berserat coklat hitam dengan teras kayu merah kecoklatan atau hitam bila kulitnya dikupas, bila dibakar kulit kupasan akan mengeluarkan aroma harum yang khas.


Ketersediaan
#
My Library (Rak 5) 634.973 YAN b
17316
Tersedia
#
My Library 634.973 Yan b
17317
Tersedia
#
My Library 634.973 Yan b
17318
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
634.973 Yan b
Penerbit
Jakarta : PS., 2005
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-489-667-5
Klasifikasi
634973
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?