PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Budidaya jamur kuping
Penanda Bagikan

Text

Budidaya jamur kuping

Muchroji - Nama Orang;

Jamur kuping biasanya tumbuh pada batang kayu yang sudah lapuk. Jamur kuping banyak ditemukan diawal musim hujan. Secara umum ciri jamur kuping adalah berdaging lunak seperti agar-agar, sedikit elastis, tembus cahayamudah pecah bila dikeringkan dan tidak berbau atau beraroma. Warnanya terdiri dari putih, kemerah merahan, kecoklatan , keunguan sampai kehitaman
Jenis jamur kuping yang banyak dibudidayakan di Indonesia natara lain auricularia polytricha ( jamur kuping hitam, black jelly , arage kikurage ), auricularia yudae ( jamur kuping merah, red jelly, kikurage ), tremella fuciformis ( jamur kuping agar, white jelly, siro kikurage ).
Jamur kuping dapat ditanam didaerah beriklim dingin sampai panas. Didaerah yang memiliki 4 musim jamur kuping dapat tumbuh pada semua musim . Jenis jamur ini dapat hidup pada suhu 12 -35°C dengan kelembaban antara 80 – 90 %. Pertumbuhan jamur kuping tidak membutuhkan intensitas cahaya yang tinggi karena cahaya hanya bersifat sebagai pendorong pembentukan primordia jamur ( pinhead ) dan perkembangan badan buah saja
Proses budidaya jamur kupung terdiri dari dua tahap yaitu proses pembuatan bibit dan proses produksi jamur. Sarana dan prasarana yang harus ada dalam pembudidayaan jamur antara lain bangunan, peralatan dan media tanam
Bangunan yang dibutuhkan untuk budidaya jamur adalah gudang bahan, ruang persiapan media, ruang inokulasi, ruang inkubasi dan ruang penumbuhan.
Peralatan yang dibutuhkan antara lain ayakan, mixer, filler, sterilizer, rak inkubasi dan rak penumbuhan, alat penyiram, termometer dan higrometer, alat angkut.
Media tanam yang utama terdiri dari kayu, bekatul dan kapur. Bahan pelengkap untuk meningkatkan nutrisi media tanam antara lain gips, tepung biji-bijian, tepung tapioka, pupuk TSP, pupuk NPK dan pupuk ZA.


Ketersediaan
#
My Library (Rak 5) 600 Muc b
19638
Tersedia
#
My Library 600 Muc b
19639
Tersedia
#
My Library 600 Muc b
19640
Tersedia
#
My Library 600 Muc b
14782
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
600 Muc b
Penerbit
Jakarta : PS., 1999
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
600
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
ke-1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?