PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Budidaya kodok unggul

Heru Susanto - Nama Orang;

Kodok tergolong dalam ordo anura yaitu golongan amfibi tanpa ekor. Kodok mempunyai dua jenis habitat yaitu daratan dan air.
Terdapat empat spesies kodok asli Indonesia yaitu rana macrodon ( kodok hijau ), rana cancrivora ( kodok sawah ), rana limnocharis ( kodok rawa ) dan rana musholini ( kodok batu / raksasa ).
Persiapan budi daya kodok yaitu pemilihan lokasi, pembangunan kolam, saluran air dan pagar pengaman. Sebaiknya kolam dibangun diatas tanah dengan kemiringan 1□5%.
Kontruksi kolam untuk kodok sama dengan untuk ikan hanya pada kolam kodok terdapat gundukan-gundukan tanah sebagai tempat kodok berjemur dan beristirahat. Kolam yang dibutuhkan dalam pembudidayaan kodok antara lain kolam perawatan, kolam penampungan induk sebelum dikawinkan, kolam pemijahan, kolam penetasan, kolam perawatan kecebong, kolam pembesaran percil, kolam pembesaran kodok remaja dan kolam pemeliharaan calon induk.
Kontruksi saluran air biasanya berbentuk trapesiun terbalik, pada beberapa tempat pemasukan air ke kolam dibuat kobakan kecil untuk menjebak air agar mudah masuk kedalam kolam.
Pembesaran kodok terdiri dari dua tahap yaitu tahap pembesaran percil hingga menjadi kodok remaja dan pembesaran kodok remaja menjasi kodok dewasa siap konsumsi. Supaya kodok tumbuh optimal maka perlu diberi pakan yang berkualitas ( pakan yang masih hidup ). Frekuensi pemberian pakan disesuaikan dengan umur kodok.
Penyakit yang sering menyerang kodok antara lain ekor busuk, kembung, kaki merah, dobol, gangguan pernafasan, serangan parasit.
Berdasarkan tujuan penggunaannya, pengemasan kodok dapat dibagi menjadi empat bagian yaitu pengemasan kodok indukan, kodok siap konsumsi, percil dan kecebong.
Limbah kodok berupa kulit, kepala, isi perut dan kaki dapat diolah menjadi silase yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran pakan ternak dan pakan ikan


Ketersediaan
#
My Library (Rak 6) 639.37 Her b
15719
Tersedia
#
My Library 639.37 Her b
15720
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
639.37 Her b
Penerbit
Jakarta : PS., 2002
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
639.37
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
ke-1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?