PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Budidaya lebah madu

Warisno - Nama Orang;

Lebah madu termasuk hewan serangga bersayap. Jenis lebah madu yang banyak dikenal di Indonesia antara lain apis indica, apis mellifica, apis dorsata dan apis trigona. Dari keempat jenis lebah madu tersebut yang banyak di ternakan oleh masyarakat Indonesia adalah jenis apis indica dan apis mellifica.
Setiap koloni ( keluarga ) lebah biasanya dihuni oleh tiga macam lebah yang mempunyai tugas sendir-sendiri. Ketiga macam lebah tersebut adalah lebah ratu, lebah jantan dan lebah pekerja.
Ratu lebah merupakan satu-satunya lebah petelur seumur hidup. Setiap koloni lebah biasanya memilki seekor lebah ratu. Ratu lebah berukuran paling besar diantara lebah jantan dan lebah pekerja
Budidaya lebah madu bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan sistem geleodog kuno dan sistem gelodog modern.
Sistem gelodog kuno adalah meniru rumah-rumah lebah yang biasa terdapat dalam gua kayu, bahan yang digunakan adalah pucuk batang kelapa, kayu randu, kayu pucung atau pohon lainnya yang berkayu lunak. Setelah gelodog ditempati oleh koloni lebah maka gelodog tersebut dipindahkan dan ditempatka di samping rumah tinggal dengan cara digantung pake tali.
Sistem gelodog modern atau stup adalah berupa bangunan berbentuk peti dengan isi 6-12 bingkai ( sisir ). Bingkai digunakan untuk menempelkan malam ( wax ) sebagai rumah lebah yang berbentuk hexagonal. Penempatan stup yang ideal adalah dekat dengan makanan pokok lebah madu yaitu tanaman yang mengandung nektar, tepung sari bunga dan air besih. Pada musim kemarau makanan lebah berupa nektar, tepung sari dan air akan berkurang sehingga lebah sebaiknya diberi makanan tambahan berupa madu tiruan yang dibuat dari gula dan air. Tanda bahwa lebah madu tidak kekurangan pakan adalah gerakannya tidak ganas.
Pengambilan madu untuk pertama kali dilakukan setelah koloni lebah dipelihara selama 1 – 2 bulan . Madu yang memenuhi syarat untuk diambil adalah madu yang kadar airnya maksimal 20% dengan tanda sel-sel tempat menyimpan madu telah tertutup rapat oleh malam ( wax ).

by YSR


Ketersediaan
#
My Library 638.1 War b
14071
Tersedia
#
My Library 638.1 War b
14072
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
638.1 WAR b
Penerbit
Yogyakarta : Kanisius., 1996
Deskripsi Fisik
51 hlm.; ilus.; bibl; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-497-623-7
Klasifikasi
638.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Lebah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?