PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Potensi ayam buras Indonesia

Laily Agustina - Nama Orang;

Ayam buras merupakan hasil seleksi ayam kampung yang telah dikenal sejak dulu. Ternak ayam buras atau ayam kampung merupakan salah satu plasma nutfah yang harus dijaga kelestariannya. Di Indonesia terdapat banyak jenis ayam buras yang diberi nama sesuai dengan asal daerah, besar dan bentuk tubuhnya. Setiap ayam buras tersebut mempunyai karakteristik dan potensi yang berbeda, sehingga sangat baik untuk dikembangkan.
Beberapa jenis ayam buras yang ada di Indonesia antara lain ayam kedu ( berasal dari Kedu , Jawa Tengah ), ayam pelung ( berasal dari Cianjur, Jawa Barat ), ayam nunukan ( berasal dari Tarakan, Kalimantan timur ), ayam buras biasa ( ayam kampung atau ayam sayur ), ayam kampung unggul balitnak ( berasal dari seleksi bibit dari berbagai daerah di Jawa Barat ), ayam kalosi ( hasil rekayasa genetik yang dilakukan di Sulawesi Selatan ), ayam dumbia, ayam kate dan ayam gagak ( disebut juga ayam ketawa berasal dari Sidrap Sulawesi Selatan ).
Sistem pemeliharaan ayam buras bisa dilakukan secara tradisional, semi intensif dan intensif.
Secara tradisional pemeliharaan dilakukan oleh masyarakat di pedesaan, ternak dibiarkan berkeliaran atau dilepas, pakan yang dikonsumsi berasal dari limbah, tingkat kematian tidak diperhatikan dan produksi telur sangat rendah.
Pemeliharaan secara semi intensif dengan cara kombinasi perkandangan dan umbaran. Pakan yang diperhatikan sudah memperhatikan aspek kandungan nutrisinya, tingkat kematian dapat dikurangi sampai 30%.
Pemeliharaan secara intensif dengan cara ayam dipelihara dengan cara dikandangkan sepanjang hari, pakan yang diberikan menggunakan pakan pabrikan, menggunakan mesin tetas untuk menghasilkan anak ayam ( DOC ), tingkat kematian ayam dapat dikurangi sampai 25% produksi telur dapat mencapai 110 butir per ekor per tahun.


Ketersediaan
#
My Library (Rak 6) 636. 5 598
21475
Tersedia
#
My Library 636. 5 598
21476
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
636. 5 598
Penerbit
Yogyakarta : Fishing NB., 2013
Deskripsi Fisik
xiv,96 hlm.; ilus.; bibl.; gloss.; 26 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-262-023-5
Klasifikasi
636.5 598
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Ayam Buras
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BBPPMPV PERTANIAN
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan BBPPMPV Pertanian merupakan perpustakaan khusus di bawah lembaga Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang beragam, dan terbuka untuk umum.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?